| W |
acana kekerasan sudah ada sejak kematian manusia pertama Habil, merentas jauh ke zaman posmodernisme sekarang ini.
Kekerasan bukan sekedar persoalan ada yang tersakiti, terluka atau mati. Tapi masalah perilaku “barbar” yang akan mewarisi generasi ke generasi, masalah moralitas yang sekarat, masalah hak asasi manusia yang terpasung, dan masalah masa depan suatu bangsa yang tidak akan pernah sampai kepada cita-cita demokrasi, kemakmuran, kebaikan dan kebahagiaan jika kekerasan dijadikan alat untuk mencapai tujuan.
KOMPAK lahir untuk menjadi agen perlawanan bagi segala bentuk kekerasan baik kekerasan struktural yang dilakukan oleh negara; (penguasa vs rakyat) maupun kekerasan personal (rakyat vs rakyat) yang akhir-akhir ini di Indonesia mengalami eskalasi, terutama yang memanfaatkan isu suku, agama, ras dan antar golongan (SARA). KOMPAK mencoba mengisi ruang kosong yang belum tergarap secara maksimal oleh gerakan mahasiswa secara keseluruhan yaitu masalah kekerasan.
KOMPAK bukanlah gerakan politik, tetapi mendukung dan memperjuangkan politik anti kekerasan. Bukan pula gerakan massa tetapi mampu menggerakan dan mendukung gerakan massa untuk mengkampanyekan anti kekerasan.
KOMPAK adalah lembaga independen, namun dapat bekerja sama dengan siapa saja untuk memerangi kekerasan. KOMPAK bukan hanya organisasi yang bekerja dibalik meja dan hanya melibatkan sedikit orang. KOMPAK lebih sebagai lembaga pergerakan mahasiswa dan berbasis di kampus dengan melakukan tugas-tugas investigasi, pengusutan dan penyelidikan tindak kekerasan, advokasi (mendampingi korban tindak kekerasan, mengkampayekan anti kekerasan lewat demonstrasi, media cetak, elektronik, penyebaran famlet, stiker, news letter, spanduk dan melakukan studi baik berbentuk dialog, seminar, pementasan seni yang berhubungan dengan wacana anti kekerasan.
KOMPAK adalah gerakan kemanusiaan yang akan terus menerus memerangi praktik kekerasan dengan segala bentuknya sampai orang tidak pernah melakukan bahkan mengingat lagi kata-kata kekerasan. Komite Mahasiswa Pemuda Anti Kekerasan (KOMPAK) berdiri pada tanggal 28 Oktober 1998 di Ciputat, KOMPAK lahir dari sebuah keperihatinan yang mendalam terhadap praktik-praktik kekerasan yang terus terjadi di Indonesia bahkan cenderung mengalami eskalasi tanpa mampu diselesaikan baik lewat jalur hukum maupun politik.
Tentang ANSOS I
![]()
Kegiatan ini merupakan pendidikan alternatif yang dilaksanakan oleh Komite Mahasiswa Pemuda Anti Kekerasan (KOMPAK). Program ini diprioritaskan kepada mahasiswa dan pemuda sebagai pengenalan terhadap berbagai wacana maupun fenomena sosial-politik melalui dimensi humanistik.
Peserta ANSOS I Komite Mahasiswa dan Pemuda Anti Kekerasan telah resmi menjadi Anggota KOMPAK, setelah mengikuti semua materi pelatihan ini.
Pendidikan ini akan mengarahkan kawan-kawan kepada pemahaman yang menyeluruh tentang Kekerasan, HAM, Sosial Politik Indonesia, dan Gerakan Mahasiswa. Karena itu, sangat penting bagi mahasiswa yang ingin mendalami dan terlibat banyak dalam kanca organisasi kampus.
Tidak hanya akademis intelektual yang dibangun, tapi aplikasi gerakan tersebut dalam realitas menjadi kebutuhan yang tak dapat dipisahkan.
…………….……….…..Materi…………

Formulir Pendaftaran Pelatihan Analisa Sosial I (Komite Mahasiswa Pemuda Anti Kekerasan) Nama Lengkap : ……………………………………………………………………………… Panggilan : ……………………………………………………………………………… T T L : ……………………………………………………………………………… Alamat : ……………………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………………… Telp/hp …………………………………………/…………………………………………….. Pendidikan Pengalaman Organisasi 1. ………………………………………………………………………………………………………………………… 2. ………………………………………………………………………………………………………………………… 3. ………………………………………………………………………………………………………………………… Alasan Mengikuti Pelatihan 1. ………………………………………………………………………………………………………………………… 2. ………………………………………………………………………………………………………………………… 3. ………………………………………………………………………………………………………………………… Jakarta, Mei ‘09 (……………………………………………….)

![]()



Tidak ada komentar:
Posting Komentar